MikroTik Load Balance: Solusi Tepat Stabilkan Koneksi Internet
Untuk menjalankan sistem ini, terdapat kondisi dasar infrastruktur yang wajib terpenuhi: Anda harus memiliki minimal dua jalur internet (ISP) aktif yang masuk ke perangkat MikroTik melalui port ethernet berbeda, serta pastikan kapasitas total bandwidth cukup untuk menampung trafik lokal. Setelah kondisi tersebut siap, Anda cukup menyalin script di bawah ini ke dalam menu Terminal MikroTik dan menyesuaikan nama interface serta IP gateway sesuai dengan ISP Anda. Manfaat utama dari konfigurasi ini adalah peningkatan efisiensi bandwidth secara maksimal, mencegah terjadinya downtime total saat satu jaringan bermasalah, dan memberikan pengalaman berselancar yang lebih lancar bagi seluruh pengguna di jaringan lokal.
Load Balance PCC untuk Mikrotik Router OS V6
/ip firewall mangle
add chain=prerouting dst-address-type=!local in-interface=ether3 per-connection-classifier=both-addresses-and-ports:2/0 action=mark-connection new-connection-mark=ISP1_conn passthrough=yes
add chain=prerouting dst-address-type=!local in-interface=ether3 per-connection-classifier=both-addresses-and-ports:2/1 action=mark-connection new-connection-mark=ISP2_conn passthrough=yes
/ip route
add gateway=192.168.1.1 routing-mark=to_ISP1
add gateway=192.168.2.1 routing-mark=to_ISP2Load Balance PCC untuk Mikrotik ROuter OS V7
/ip firewall mangle
add chain=prerouting dst-address-type=!local in-interface=ether3 per-connection-classifier=both-addresses-and-ports:2/0 action=mark-connection new-connection-mark=ISP1_conn passthrough=yes
add chain=prerouting dst-address-type=!local in-interface=ether3 per-connection-classifier=both-addresses-and-ports:2/1 action=mark-connection new-connection-mark=ISP2_conn passthrough=yes
/routing table add name=to_ISP1 fib
/routing table add name=to_ISP2 fib
/ip route
add gateway=192.168.1.1 routing-table=to_ISP1
add gateway=192.168.2.1 routing-table=to_ISP2Kesimpulan
Penerapan metode PCC (Per Connection Classifier) pada MikroTik terbukti menjadi solusi terbaik untuk menggabungkan dua jalur internet atau lebih secara seimbang. Perbedaan mendasar terletak pada manajemen routing table RouterOS v7 yang kini dibuat secara terpisah, namun keduanya tetap memberikan hasil akhir yang sama, yaitu jaringan yang lebih tangguh, minim gangguan, dan pemanfaatan kuota ISP yang jauh lebih optimal.
Comments ()